Nasional

Rahmat Saleh Desak Pemerintah Ambil Kebijakan Tepat Hadapi Tekanan Rupiah

×

Rahmat Saleh Desak Pemerintah Ambil Kebijakan Tepat Hadapi Tekanan Rupiah

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh

Rangkiangsumbar – Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh, menyoroti melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang dinilainya perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Menurut Rahmat, kondisi tersebut harus direspons dengan langkah-langkah yang jelas dan terukur agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.

Ia menegaskan bahwa pemerintah perlu segera menyiapkan kebijakan konkret guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus menjaga produktivitas sektor-sektor strategis yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi.

Rahmat menilai tekanan terhadap mata uang nasional tidak dapat diatasi hanya dengan kebijakan jangka pendek. Sebaliknya, pemerintah harus menyiapkan strategi yang mampu memperkuat fondasi ekonomi dalam jangka panjang.

Baca Juga  Boy London Tiga Periode Jadi Pengurus Pusat DPN PERADI SAI

Salah satu aspek yang menjadi perhatian legislator asal Sumatera Barat tersebut adalah pola penggunaan anggaran negara yang dinilai harus lebih efektif dan tepat sasaran.

Menurutnya, belanja pemerintah perlu difokuskan pada sektor-sektor yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat serta mampu menciptakan efek berganda bagi pertumbuhan nasional.

“Kita mengingatkan agar penggunaan anggaran lebih diarahkan pada sektor-sektor yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rahmat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga  Bank Nagari Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes, Harumkan Nama Sumatera Barat

Ia menambahkan, kehati-hatian dalam mengelola anggaran, terutama untuk belanja yang bersifat konsumtif, menjadi langkah penting yang harus diperhatikan pemerintah pada situasi saat ini.

Dengan pengelolaan fiskal yang lebih bijaksana, kata Rahmat, ruang anggaran negara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas ekonomi yang produktif, berkelanjutan, dan mampu menciptakan lapangan kerja.

Selain menyoroti kebijakan fiskal, Rahmat juga menekankan pentingnya penguatan koperasi sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional, khususnya dalam mendukung usaha kecil dan ekonomi kerakyatan.